Bunga Kehidupan

Minggu, 19 Juni 2011
sendu rasa hatiku,
menoleh taman yang kian kelabu,
aku bergerak dalam rindu,
menabur benih penghapus pilu,

warna-warni itu,
pertanda babak kehidupan baru,
epsode hidup yang ditunggu,
aku berspakat tanpa ragu,

bungaku,
kutanam kau di taman hatiku,
tak kusentuh kau karena aku malu,
Tuhanku dan kau pun setuju,
itupun yang kau mau,

bungaku,
cukuplah imanku sebagai pupukmu,
itulah pupuk terbaik untukmu,
harapku,
hingga sampai waktu,
halal ku menyentuhmu,
berbalut rindu,
dampingiku,
di setiap sujud siang dan malamku,

aku tau,
harapanku menjadi harapanmu,

0 komentar:

Posting Komentar

aufa arham. Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts

Entri Populer

 

Browse